IDMEDIA.ID, MAKASSAR – Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, kembali turun langsung ke masyarakat dalam agenda reses dan temu konstituen masa persidangan tahun 2025, Sabtu (1/3/2025).
Kali ini, Ketua Partai NasDem Makassar yang akrab disapa Cicu itu bertemu dengan warga di Kelurahan Kassi-Kassi, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, untuk mendengarkan langsung berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat.
Dalam pertemuan ini, dua persoalan utama yang mencuat adalah masalah banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan serta penyaluran bantuan sosial (bansos) yang dinilai tidak tepat sasaran.
Baca Juga : DPRD Sulsel Bahas APBD-P 2025 hingga Larut Malam, Pastikan Berpihak untuk Kesejahteraan Masyarakat
Salah satu keluhan utama yang disampaikan warga adalah buruknya kondisi jalan lingkungan yang menyebabkan banjir saat hujan turun.
Genangan air yang terjadi tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berpotensi merusak rumah dan fasilitas umum di sekitar pemukiman.
“Setiap kali hujan deras, air menggenang di mana-mana. Drainase di sini tidak berfungsi dengan baik, sehingga banjir sulit surut. Kami berharap ada perhatian lebih dari pemerintah untuk memperbaiki jalan dan saluran air,” ujar salah satu warga kepada Cicu.
Baca Juga : Penyerahan Dokumen Anggaran dari TPAD Sulsel Lambat, APBD-P 2025 Terancam Tak Dibahas
Warga berharap agar pemerintah segera turun tangan dengan memperbaiki sistem drainase dan memperhatikan infrastruktur jalan lingkungan yang rusak akibat genangan air.
Mereka juga mengusulkan adanya program khusus untuk mengatasi banjir di daerah ini agar tidak terus menjadi masalah tahunan.
Menanggapi hal tersebut, Cicu menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi warga agar segera mendapatkan perhatian dari pihak terkait.
Baca Juga : Ranperda Pertanggungjawaban APBD TA 2024 Disetujui Pemprov dan DPRD Sulsel
“Kita akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kota dan instansi terkait agar persoalan banjir di Kassi-Kassi ini bisa segera mendapatkan solusi. Apalagi ada dana kelurahan yang bisa di manfaatkan oleh warga,” ujarnya.
Selain masalah banjir, warga juga mengeluhkan penyaluran bantuan sosial (bansos) yang dinilai tidak tepat sasaran. Banyak warga yang benar-benar membutuhkan justru tidak mendapat bantuan, sementara ada penerima yang dianggap kurang layak menerima bansos.
“Banyak orang yang seharusnya tidak masuk kategori penerima justru dapat bantuan, sementara warga yang sangat membutuhkan malah terlewat. Ini harus dievaluasi agar lebih adil,” ungkap seorang ibu rumah tangga yang turut hadir dalam reses tersebut.
Baca Juga : Dipimpin Yasir Machmud, 9 Fraksi Sampaikan Pandangan atas Pelaksanaan APBD 2024 dan RPJMD Sulsel 2025-2029
Warga berharap ada transparansi dalam proses pendataan penerima bansos serta mekanisme pengawasan yang lebih ketat agar bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang berhak.
Menanggapi hal ini, Cicu menegaskan bahwa pihaknya akan mendorong evaluasi terhadap sistem penyaluran bansos agar lebih tepat sasaran.
“Bansos seharusnya diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Saya akan meminta dinas terkait untuk memperbaiki sistem pendataan dan memastikan ada pengawasan yang lebih baik agar tidak ada warga yang merasa diperlakukan tidak adil,” tegasnya.
Baca Juga : Dipimpin Yasir Machmud, 9 Fraksi Sampaikan Pandangan atas Pelaksanaan APBD 2024 dan RPJMD Sulsel 2025-2029
Reses ini menjadi momentum bagi warga untuk menyampaikan permasalahan mereka langsung kepada Ketua DPRD Sulsel. Cicu berjanji akan terus mengawal aspirasi yang disampaikan, baik dalam hal penanganan banjir maupun perbaikan sistem bansos.
“Apa yang menjadi kewenangan pemerintah kota, saya akan koordinasikan dengan teman-teman di Fraksi Nasdem DPRD Makassar. Sementara untuk kewenangan provinsi, saya akan memastikan agar solusi segera diupayakan,” pungkasnya.
