Teater Talas dengan Segala Keterbatasan Mampu Mendulang Segudang Prestasi pada Pelaksanaan FTMI XIX UKM Singkretis Universitas Islam As’adiyah Sengkang di Kota Kalong, Watangsoppeng

IDMEDIA.ID, SOPPENG — Unit Kegiatan Mahasiswa Seni dan Budaya (UKM SB) Talas Universitas Muhammadiyah Makassar kembali menoreh kanprestasi membanggakan pada ajang Festival Teater Mahasiswa Indonesia (FTMI) XIX yang diselenggarakan oleh UKM Singkretis Universitas Islam As’adiyah Sengkang di Kota Kalong, Kabupaten Soppeng, pada 17–21 Januari 2026.
Mengusung naskah berjudul “Rahasia yang Lupa di Siram”, karya Erwin Mandra, dan Ahmad Muhadir Nego selaku sutradara, Teater Talas berhasil menunjukkan kualitas artistik dan kedalaman konseptual pertunjukan, meskipun harus melalui proses produksi yang penuh keterbatasan. Pada ajang bergengsi tingkat regional Sulawesi Selatan dan Barat tersebut, Teater Talas sukses meraih Penyaji TerbaikIII, Aktor Pembantu Terbaik, serta sejumlah nominasi strategis, yakni Sutradara Terbaik, Aktor Utama Terbaik, Artistik Terbaik, Penata Bunyi Terbaik, dan Penata Kostum Terbaik.
Capaian ini menjadi semakin bermakna karena diraihdi tengah kondisi yang tidak ideal. Sekitar 15 harimenjelang festival, sekretariat Teater Talas mengalami kerusakan berat akibat atap runtuh, sehingga mengganggu stabilitas ruang produksi. Selain itu, keterbatasan dukungan finansial, sempitnya waktu produksi yang hanya 10 hari efektif, serta padatnya jadwal perkuliahan menjadi tantangan serius yang harus dihadapi seluruh tim.
Namun demikian, semangat kolektif yang berlandaskan nilai “Tsami’na wa Atho’na” sertaprinsip “Fastabiqul Khairat”—berlomba dalam kebaikan secara istiqamah—menjadi fondasi moral yang menguatkan kerja tim. Dengan manajemen waktu yang disiplin, para mahasiswa mampu menuntaskan kewajiban akademik sekaligus menyelesaikan proses kreatif produksi pertunjukan secara optimal.
Keterbatasan ruang karantina awal yang sempit dan minim fasilitas MCK pun tidak mematahkan semangat. Dukungan dan empati dari para senior sertaalumni Teater Talas di berbagai daerah turut menjadi penopang penting, mulai dari pengadaan properti, kostum, tata artistik, konsumsi latihan, hingga pemenuhan nutrisi tim produksi. Solidaritas lintas generasi ini menjadi bukti kuatnya ikatan kultural dan ideologis dalam tubuh UKM Seni dan Budaya Talas.
Proses pemantapan produksi juga memperoleh dukungan kemanusiaan dari sahabat-sahabat Himpunan Pelajar Mahasiswa Masserempulu (HPMM) Enrekang Perintis Kemerdekaan Makassar, serta sambutan hangat dan fasilitas pemukiman yang memadai dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah–‘Aisyiyah (PDMA) Kabupaten Soppeng, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Soppeng, dan berbagai unsur masyarakat setempat selama festival berlangsung.
Ketua UKM Seni dan Budaya Talas, Andini Firna Arianti, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakanbuah dari kerja kolektif, kesabaran, dan keyakinan spiritual seluruh anggota tim. “Di tengah keterbatasan, kami menyaksikan banyak keajaiban yang Allah SWT hadirkan melalui kebersamaan, pengorbanan, dan empati dari banyak pihak,” ungkap mahasiswa semester V prodi Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) tersebut.
UKM SB Teater Talas juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada pimpinan dan sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Makassar, Muhammad Thahir M, M.Pd. sebagai dosen pendamping, HPMM Enrekang, PDMA Soppeng, Pemerintah Kabupaten Soppeng, panitia FTMI XIX UKM Singkretis Universitas Islam As’adiyah Sengkang, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun materil.
Prestasi Teater Talas pada FTMI XIX ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusional, tetapi juga menegaskan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang bagi lahirnya karya bermutu, selama diiringi dengan integritas, disiplin, dan semangat kolektif yang berkelanjutan. Capaian ini sekaligus memperkuat posisi Teater Talas sebagai salah satu representasi penting dinamika teater mahasiswa di kawasan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Catatan Pendampingan
#thahirtalas