PSI Melesat! Elektabilitas Kini Hanya Terpaut 0,3 Persen dari PKS dan NasDem

PSI Melesat! Elektabilitas Kini Hanya Terpaut 0,3 Persen dari PKS dan NasDem

IDMEDIA.ID, JAKARTA – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus menunjukkan tren pertumbuhan elektabilitas yang menjanjikan. Hasil Survei Nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) periode 5–19 Juli 2026 mencatat elektabilitas PSI mencapai 4,1 persen, hanya terpaut 0,3 poin dari PKS dan NasDem yang masing-masing berada di angka 4,4 persen.

Jarak yang semakin tipis ini menjadi sinyal bahwa PSI kian kompetitif dalam peta politik nasional menjelang Pemilu 2029. Setelah berhasil menembus angka empat persen, PSI kini berada di ambang menyalip dua partai yang telah lebih dulu memiliki kursi di DPR RI.

Dalam survei tersebut, Gerindra memimpin dengan elektabilitas 16,9 persen, diikuti PDIP 11,7 persen, Golkar 9,6 persen, Demokrat 8,1 persen, PKB 5,4 persen, NasDem 4,4 persen, PKS 4,4 persen, dan PSI 4,1 persen. Partai lainnya masih berada di bawah angka tiga persen.

Momentum bagi PSI dinilai semakin terbuka karena 25,9 persen responden mengaku belum menentukan pilihan atau tidak menjawab. Besarnya kelompok pemilih mengambang ini menjadi ruang yang masih sangat luas bagi setiap partai untuk menambah dukungan, termasuk PSI yang sedang menikmati tren kenaikan elektabilitas.

Penguatan elektabilitas PSI dinilai tidak datang secara instan. Dalam beberapa waktu terakhir, partai berlambang gajah itu terus memperkuat konsolidasi organisasi, membangun struktur hingga tingkat daerah, sekaligus meningkatkan kehadiran kader di tengah masyarakat melalui berbagai program kerakyatan.

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep berulang kali menegaskan bahwa kemenangan hanya dapat diraih melalui kerja nyata, konsolidasi organisasi, dan kedekatan dengan masyarakat. Seluruh kader diminta terus bekerja dan tidak cepat berpuas diri hanya karena hasil survei.

Pesan tersebut sejalan dengan arahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang mendorong PSI menjadi partai yang terbuka, modern, berorientasi pada pelayanan publik, serta diisi kader-kader yang bekerja menghadirkan solusi bagi masyarakat.

Politisi senior PSI Rusdi Masse (RMS) menilai hasil survei SMRC menjadi energi baru bagi seluruh kader untuk terus memperkuat konsolidasi hingga ke akar rumput. Menurutnya, tren kenaikan elektabilitas merupakan buah dari kerja kolektif yang dilakukan secara konsisten dari tingkat pusat hingga daerah.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani menyebut dinamika elektabilitas sejumlah partai masih sangat fluktuatif. Ia menjelaskan, Gerindra yang sempat mencapai 29,3 persen pada survei Februari–Maret 2026 kini turun menjadi 16,9 persen. Sementara PDIP dan Golkar juga mengalami penurunan dibandingkan hasil Pemilu 2024.

“Elektabilitas PKB, PKS, NasDem, dan PAN berfluktuasi sejak Pemilu 2024, namun secara umum cenderung menurun,” ujar Deni.

Dengan hampir seperempat pemilih nasional masih belum menentukan pilihan, kontestasi menuju Pemilu 2029 diperkirakan masih sangat terbuka. Di tengah kondisi tersebut, PSI menjadi salah satu partai dengan tren pertumbuhan elektabilitas paling menjanjikan. Jika konsolidasi organisasi, penguatan struktur, dan kerja-kerja politik di tengah masyarakat terus dijaga, peluang PSI untuk melampaui PKS dan NasDem pada survei-survei berikutnya semakin terbuka.

Berita Terkait
Baca Juga