FSD UNM, Laksanakan Pelatihan Penggunaan Kitoka untuk Siswa SMPN 2 Pangsid di Kabupaten Sidrap

FSD UNM, Laksanakan Pelatihan Penggunaan Kitoka untuk Siswa SMPN 2 Pangsid di Kabupaten Sidrap

IDMEDIA.ID. SIDRAP – Fakultas Seni dan Desain UNM, baru-baru ini mengadakan pelatihan penggunaan alat musik Kitoka, yang dikenal sebagai alat musik harmonis yang tengah populer di kalangan anak siswa. Kegiatan yang berlangsung pada 6-7 Mei 2025 tersebut diikuti oleh lebih dari 43 siswa yang antusias untuk belajar teknik bermain alat musik berlangsung di SMPN 2 Pangsid, Kabupaten Sidrap. Hal ini diharapkan dapat mengembangkan minat siswa dalam seni musik sekaligus memperkenalkan mereka pada alat musik tradisional yang mengandung nilai budaya.

Pelatihan yang dipandu oleh pakar musik, Dr. Andi Ihsan, S.Sn., M.Pd., yang telah berpengalaman dalam memainkan kitoka. Dalam sesi pelatihan, ia menjelaskan tentang berbagai teknik dasar, mulai dari cara memegang alat hingga teknik strumming dan fingering. “Kitoka bukan hanya alat musik, tetapi juga medium yang bisa menyatukan hati melalui melodi. Saya senang membagikan pengetahuan ini kepada generasi muda khususnya siswa SMPN 2 Pangsid,” ujarnya.

Antusiasme siswa terpancar saat mereka mencoba berlatih memainkan berbagai lagu daerah menggunakan Kitoka. Beberapa siswa bahkan mulai berkolaborasi untuk menciptakan aransemen musik mereka sendiri. Farah, salah satu peserta pelatihan, mengungkapkan, “Saya sangat senang belajar memainkan Kitoka. Alat ini sangat unik dan saya ingin bisa memainkannya dengan baik agar bisa tampil di acara sekolah.”

Selain mengajarkan teknik bermain, pelatihan ini juga dilengkapi dengan pengetahuan tentang sejarah Kitoka dan pengaruhnya dalam budaya daerah Sidrap Sulawesi Selatan. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada siswa tentang pentingnya melestarikan alat musik tradisional. Kepala SMPN 2 Pangsid, Bapak Mahluddin, mengatakan bahwa melalui kegiatan ini, sekolah berkomitmen untuk mendukung pengembangan seni dan budaya di kalangan siswa.

Dengan pelatihan ini, diharapkan siswa tidak hanya menguasai teknik bermain Kitoka, tetapi juga memiliki kecintaan yang lebih mendalam terhadap musik dan budaya daerah. Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menjadikan SMPN 2 Pangsid sebagai pusat pengembangan seni dan budaya di Kabupaten Sidrap, yang akan terus berlanjut dengan berbagai program serupa di masa depan.

Berita Terkait
Baca Juga